KARAWANG.DIANPOS.ONLINE.| – Selasa, 18 - 7 - 2026, Warga Dusun Bendasari, Desa Kondang, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, digegerkan dengan ditemukannya dugaan tempat perjudian sabung ayam yang beroperasi diam-diam di wilayah setempat . Kabar ini menyebar luas di kalangan masyarakat dan memancing kemarahan warga karena dianggap meresahkan serta melanggar aturan hukum yang berlaku.
Menurut informasi yang dihimpun, aktivitas perjudian tersebut diduga sudah berlangsung beberapa waktu dengan melibatkan sejumlah warga dari dalam maupun luar desa. Lokasi yang tersembunyi membuatnya sempat luput dari pantauan, hingga akhirnya laporan mulai mengalir ke pihak berwenang dan pengurus desa.
Salah satu warga setempat mengungkapkan, keberadaan arena judi ini sangat mengganggu ketertiban umum. “Kami khawatir hal ini membawa dampak buruk bagi lingkungan, terutama anak-anak dan remaja. Selain itu, sering terjadi keributan antar peserta saat proses taruhan berlangsung,” ujarnya, Selasa (18/7/2026).
Berdasarkan aturan yang berlaku di Indonesia, segala bentuk perjudian termasuk yang diselenggarakan dengan alasan sabung ayam merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 303 KUHP. Pelaku penyelenggara maupun peserta dapat diancam hukuman penjara maksimal 4 tahun atau denda hingga Rp10.000.000 .
Saat ini aparat kepolisian dari Polsek Karawang Timur Jaya bersama perangkat desa sedang menelusuri kebenaran informasi tersebut. Pihak kepolisian berjanji akan menindak tegas pelaku jika terbukti melakukan pelanggaran hukum.
Menurut keterangan warga tempat sambung ayam ada bandarnya yaitu inisial " K " di dusun bendasari desa kondang jaya,kecamatan Karawang timur, kabupaten Karawang, jawa barat.ujar salah satu warga yang tidak mau di sebutkan namanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penangkapan yang dilakukan namun penyelidikan masih terus digencarkan untuk memastikan operasional perjudian tersebut segera diberantas.
Harapan kami meminta kepada PH segera menutup tempat perjudian sambung ayam di dusun bendasari kerana merusak generasi penerus.
Red
