SMAN 5 KARAWANG GELAR SOSIALISASI PENGELOLAAN SAMPAH: UBAH LIMBAH MENJADI BERMANFAAT DAN BERNILAI EKONOMIS

DIAN POS - Kabar Aktual

Selamat Berkunjung Dilaman - DIAN POS - Kabar Aktual

SMAN 5 KARAWANG GELAR SOSIALISASI PENGELOLAAN SAMPAH: UBAH LIMBAH MENJADI BERMANFAAT DAN BERNILAI EKONOMIS

Rabu, 20 Mei 2026, Mei 20, 2026

 


KARAWANG.DIANPOS.ONLINE.|,Senin 11 MEI 2026 – SMA Negeri 5 Karawang menggelar kegiatan pengenalan dan pelatihan pengelolaan sampah dengan tema “Sampahku, Tanggung Jawabku: Ubah Limbah Jadi Berkah”. Kegiatan yang berlangsung di halaman dan ruang kelas sekolah ini diikuti seluruh siswa, guru, serta didatangi narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang dan pengelola Bank Sampah setempat. Tujuannya: menumbuhkan kesadaran lingkungan sekaligus mengajarkan cara mengolah sampah menjadi barang berguna hingga bernilai jual.

 

 

 

📚 MATERI: DARI MEMILAH HINGGA MENGOLAH

 

Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dengan pemaparan materi dasar. Narasumber menjelaskan bahwa sampah bukan sekadar kotoran, melainkan sumber daya yang bisa dimanfaatkan jika dikelola dengan benar. Siswa diajak memahami perbedaan jenis sampah:

✅ Organik: sisa makanan, daun, ranting → bisa diolah jadi pupuk kompos atau media tanam

✅ Anorganik: plastik, kertas, kaleng → bisa didaur ulang, dijadikan kerajinan, atau ditukar di bank sampah

✅ B3: baterai, lampu, kemasan obat → butuh penanganan khusus agar tidak mencemari lingkungan

 

“Kesalahan terbesar adalah mencampur semua sampah. Jika dipilah sejak awal, separuh masalah lingkungan akan teratasi, bahkan kita bisa mendapatkan manfaatnya,” ujar salah satu narasumber.

 

 

 

✋ PRAKTEK LANGSUNG: DARI TEORI KE KARYA NYATA

 

Setelah teori, siswa dibagi kelompok untuk praktik langsung yang paling dinanti:

 

🔹 Kelompok Pengomposan

Belajar mengolah sampah dapur dan daun kering menjadi pupuk organik sederhana. Diajarkan cara menyusun lapisan bahan, menjaga kelembapan, hingga waktu panen pupuk yang siap pakai untuk taman sekolah atau dibawa pulang.

 

🔹 Kelompok Kerajinan Daur Ulang

Mengubah botol plastik bekas, kardus, dan kertas menjadi barang berguna: pot tanaman hias, kotak penyimpanan, hiasan dinding, hingga aksesori. Banyak siswa yang terkejut melihat sampah yang dibuang bisa berubah jadi barang unik dan punya nilai jual.

 

🔹 Simulasi Bank Sampah

Belajar cara menimbang, mencatat, dan menukar sampah anorganik dengan uang atau barang kebutuhan. Siswa diajak menghitung berapa hasil yang bisa didapat jika membiasakan memilah dan mengumpulkan sampah di rumah maupun sekolah.

 

 

 

🗣️ TANGGAPAN: SEMANGAT DAN KESIAPAN BERUBAH

 

Kepala SMAN 5 Karawang menyampaikan, kegiatan ini bagian dari upaya menjadikan sekolah sebagai lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

 

“Kami ingin siswa tidak hanya pintar di akademik, tapi juga peduli lingkungan dan punya keterampilan hidup.


Harapannya, apa yang dipelajari hari ini tidak berhenti di sini, tapi dibawa pulang, diterapkan di rumah, dan bahkan ditularkan ke tetangga,” tegasnya.

 

"Salah satu siswa kelas XI mengaku sangat antusias:

“Awalnya saya pikir sampah cuma dibuang selesai. Ternyata botol bekas bisa jadi pot bunga yang bagus, sampah dapur jadi pupuk. Sekarang saya paham, memilah sampah itu mudah dan bermanfaat besar. Nanti saya ajak keluarga juga melakukannya.”Tutur Alfiah Fitriani, Mpd Ketua Extra kulikuler

 

 

RENCANA LANJUTAN: BUDAYA BERSIH TERUS DIJALANKAN

 

Pihak sekolah berencana menjadikan kegiatan ini program rutin, membentuk tim penggerak lingkungan, serta mendirikan titik pengumpulan sampah terpilah yang dikelola siswa. Hasil dari penukaran sampah nantinya akan digunakan untuk kegiatan sosial atau kebutuhan sekolah.ujarnya

 

"Dengan kegiatan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah tumbuh di setiap individu, sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan sampah benar-benar diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi banyak orang."ucap Alfiah Fitrianti.MPD Ketua extra kulikuler

 

Red

TerPopuler