Karawang || Dianpos– Diduga Smpn 1 Jatisari yang di pimpin oleh Kepala Sekolah Toni Andika Aryawan, ketika wartawan berkunjung ke sekolah selalu ngumpet, atau menghindar.
Yang bersangkutan terindikasi seringkali tidak masuk, pasalnya sudah berkali-kali awak media mendatangi kantor sekolah tersebut untuk konfirmasi dan klarifikasi terkait PIP aspirasi tahun 2024 2025 dan 2026 namun yang bersangkutan selalu tidak ada ditempat, terakhir mau di konfirmasi 18//5/2026 bersangkutan tetap tidak ada juga di kantor.
Seharusnya memberikan contoh untuk kepala sekolah yang lain, SMPN 1 Jatisari, kecamatan Jatisari kabupaten Karawang provinsi Jawa Barat, memberikan contoh yang baik dan harus berprilaku disiplin.
Menurut informasi yang di himpun bahwasanya awak media lainnya pun ketika berkunjung ke SMPN 1 Jatisari susah juga bertemu dengan kepsek, ujar nara sumber yang enggan di sebutkan namanya
Dugaan semakin kuat terkait kepala sekolah ini, karena banyak dibicarakan oleh rekan-rekan Lembaga sosial kontrol, bahwa kepala sekolah SMPN 1 Jatisari susah di temui
ini menjadi pertanyaan besar bagi rekan rekan media atau LSM” kalau kepsek sudah susah di temui para awak media dan lembaga sosial kontrol itu agak aneh. Kalau lari ada apa ? Gak mau di konfirmasi takut atau bersembunyi juga ada apa ? Ini menjadi pertanyaan besar bagi kita semua? Seharusnya kepala sekolah tersebut kalau ada wartawan atau dari lembaga mendingan temuin saja. Kalau susah di temui terkesan menghindar dan menyembunyikan sesuatu pungkasnya edisi selanjutnya
( MH / ajis )