KARAWANG.DIANPOS.ONLINE.|. Pemerintah Kabupaten Karawang secara serius mempersiapkan penyelenggaraan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 dan Cap Go Meh tahun 2026. Persiapan ini menjadi perhatian khusus karena tahun ini perayaan tersebut beririsan dengan bulan suci Ramadan.
Untuk menyusun langkah-langkah strategis, Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, SE., secara langsung memimpin rapat koordinasi persiapan. Pertemuan itu digelar di Ruang Rapat Bupati pada Kamis 5 Februari 2026.
Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, termasuk Plt. Asisten Daerah I M. Ridwan Salam dan Asisten Daerah III H. Arief Bijaksana Maryugo. Turut hadir pula Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat H. Aep Saepudin serta perwakilan dari panitia penyelenggara perayaan Imlek dan Cap Go Meh.
Baca Juga: Tertibkan Wajah Kota, Operasi Khusus Singkirkan 54 Media Luar Ruang Tak Beraturan
Baca Juga: Sambut Imlek, Menteri Agama Tanam Pohon dan Serahkan Bantuan di Vihara Sian Djin Ku Poh Karawang
Dalam arahan pokoknya, Bupati Aep menekankan prinsip utama menjaga kondusivitas dan keharmonisan sosial. Hal ini mengingat jadwal perayaan Imlek yang jatuh berdekatan dengan waktu pelaksanaan ibadah puasa umat Muslim.
“Pemerintah Daerah tetap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan perayaan sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa yang kita junjung tinggi. Namun, kita juga perlu melakukan penyesuaian-penyesuaian tertentu dengan mempertimbangkan situasi yang ada,” jelas Bupati Aep.
Beliau lebih lanjut menyerukan pentingnya sikap objektif dan kebijaksanaan seluruh pihak. “Keragaman budaya adalah keniscayaan. Tujuan kita sama, yaitu merawat kerukunan. Kita harus objektif agar tidak memunculkan polemik yang tidak perlu di tengah masyarakat,” imbuhnya.
Bupati Aep juga menyentuh aspek spiritual dari situasi ini. “Esensi dan makna ibadah dari setiap keyakinan tetap tidak berubah. Yang mungkin perlu kita lakukan adalah menyesuaikan teknis atau bentuk pelaksanaannya secara situasional, tanpa mengurangi kekhidmatannya,” tutur Bupati.
Red
