![]() |
| Kepsek SMAN 1 CIAMPEL |
Karawang.Dianpos.Online.| – Kegiatan pesantren kilat yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Ciampel memberikan dampak positif bagi para siswa, baik dari sisi keagamaan maupun kepedulian terhadap lingkungan.
Selama kegiatan berlangsung, pihak sekolah menemukan masih ada beberapa siswa yang belum lancar membaca Al-Qur’an. Namun, melalui bimbingan intensif dari tiga guru agama serta dukungan guru lainnya yang memiliki kemampuan mengajar pengajian, kemampuan siswa mengalami peningkatan signifikan.
“Alhamdulillah, setelah mengikuti pesantren kilat, mereka sekarang sudah mulai lancar membaca Al-Qur’an. Ini berkat bimbingan langsung dari para guru,” ujar pihak sekolah.
Tak hanya fokus pada aspek religius, kegiatan ini juga menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan. Siswa dibiasakan menjaga kebersihan, membuang sampah pada tempatnya, serta merapikan lingkungan sekitar seperti menyiangi rumput yang tinggi.
Hasilnya, siswa menjadi lebih disiplin, kompak, dan peduli terhadap kebersihan kelas maupun lingkungan sekolah. Kebiasaan positif ini terus terbawa setelah mereka kembali masuk sekolah pascalibur.
Selain itu, kegiatan pesantren kilat juga memperkuat kedisiplinan ibadah siswa. Salah satunya terlihat dari pelaksanaan salat Dzuhur berjamaah yang kini berjalan lebih tertib dan serempak.
Momentum setelah Hari Raya Idul Fitri juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara guru dan siswa. Usai upacara pertama masuk sekolah, seluruh siswa dan guru berkumpul di lapangan untuk saling bersalaman dan bermaaf-maafan.
“Suasananya sangat haru, bahkan ada siswa yang menangis saat meminta maaf kepada gurunya. Hubungan antara siswa dan guru di sini terasa sangat dekat dan tulus,” ungkapnya.
Ke depan, pihak sekolah berharap nilai-nilai keimanan dan ketakwaan yang telah terbentuk dapat terus dipertahankan. Selain itu, program pembinaan karakter yang dikenal dengan “Pancawaluya" diharapkan dapat diterapkan secara optimal dalam kehidupan sehari-hari siswa.
Dari sisi akademik, prestasi siswa juga menunjukkan peningkatan. Tercatat sebanyak 20 siswa berhasil lulus ke perguruan tinggi negeri tahun ini.
“Semoga ke depan jumlahnya bisa terus meningkat dan siswa semakin berprestasi, baik secara akademik maupun karakter,” tutupnya.
(Dyan)
