KARAWANG.DIANPOS.ONLINE.|– Rangkaian kegiatan Jambore Jurnalis Kabupaten Karawang tahun 2026 semakin meriah dan bermakna. Selain sesi diskusi publik, pembekalan materi, dan silaturahmi, panitia pelaksana menggelar kompetisi khusus berupa Lomba Karya Tulis Jurnalistik yang terbuka bagi seluruh peserta yang hadir. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk upaya nyata untuk mendorong peningkatan kualitas, kreativitas, dan kemampuan menulis insan pers di wilayah Karawang, seiring pesatnya perkembangan dunia media di era digital saat ini.Sabtu 06 - 06 - 2026
"Lomba karya tulis ini menjadi salah satu agenda utama yang paling dinanti dalam serangkaian acara jambore tahun ini. Mengangkat semangat pers yang profesional, berintegritas, dan konstruktif, lomba ini diikuti oleh puluhan wartawan yang berasal dari berbagai media, baik cetak, elektronik, maupun media siber atau online yang beroperasi di Kabupaten Karawang. Beragam tulisan dengan tema seputar pembangunan daerah, pelayanan publik, potensi lokal, hingga isu-isu sosial kemasyarakatan yang aktual, menjadi sumbangan pemikiran dan laporan yang disajikan para peserta.Ucap Nila kusuma
Ketua Panitia Pelaksana Jambore Jurnalis Karawang 2026 menyampaikan bahwa kegiatan lomba ini diselenggarakan dengan tujuan mulia. Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi dan tuntutan kecepatan kerja jurnalis masa kini, kemampuan menulis yang baik, mendalam, dan berkualitas harus tetap dijaga dan ditingkatkan. Lomba ini menjadi wadah untuk mengasah kembali kemampuan dasar profesi sekaligus ajang berbagi gagasan melalui tulisan."Ujarnya
"Kami sadar bahwa tugas utama seorang jurnalis adalah menulis dan menyajikan informasi. Di era media digital yang sangat mengutamakan kecepatan ini, kita tidak boleh melupakan kualitas isi dan kedalaman tulisan. Oleh karena itu, panitia memutuskan mengadakan lomba karya tulis ini. Tujuannya sederhana: kami ingin mengajak rekan-rekan semua untuk kembali berkarya lebih dalam, lebih teliti, dan lebih bermakna. Ini juga menjadi sarana evaluasi diri sekaligus ajang unjuk gigi kemampuan wartawan Karawang," ungkap Ketua Panitia.Nila Kusuma
Lebih jauh dijelaskan, penilaian karya tulis ini dilakukan oleh tim juri yang terdiri dari praktisi pers senior, akademisi, serta unsur Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Karawang. Penilaian tidak hanya dilihat dari segi gaya bahasa, tetapi juga kedalaman wawasan, akurasi data, kesesuaian dengan kode etik jurnalistik, serta manfaat tulisan tersebut bagi masyarakat dan kemajuan daerah.
"Karya tulis yang masuk sangat beragam dan berkualitas tinggi. Ini membuktikan bahwa wartawan Karawang tidak hanya cepat dalam meliput berita, tetapi juga memiliki kemampuan analisis dan penulisan yang sangat baik. Kami berharap melalui lomba ini, lahir tulisan-tulisan yang tidak hanya memenangkan kompetisi, tetapi juga memberikan inspirasi dan masukan berharga bagi kemajuan Karawang," tambahnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Kabupaten Karawang yang turut hadir menyaksikan puncak acara dan pengumuman pemenang, memberikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap inisiatif panitia. Ia menilai, lomba karya tulis ini sangat relevan dengan tantangan zaman. Di saat media online berkembang sangat pesat, kualitas tulisan menjadi pembeda utama antara media yang sekadar menyebarkan informasi dengan media yang terpercaya dan berkualitas.
"Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan seperti ini. Lomba karya tulis ini adalah bukti bahwa pers Karawang peduli pada kualitas. Tulisan jurnalistik yang baik itu mampu mengedukasi, mengawal kebijakan, dan menyatukan masyarakat. Semoga karya-karya yang dihasilkan dalam lomba ini bisa menjadi contoh dan standar bagi pemberitaan di Karawang ke depannya. Ini adalah bentuk nyata sinergi kita membangun ekosistem pers yang sehat dan maju," ujar Kadis Kominfo saat memberikan sambutan.
Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Wilayah Jawa Barat yang hadir sebagai narasumber utama dalam jambore ini juga memberikan tanggapan positif. Ia menilai, kegiatan ini merupakan langkah maju yang sangat baik. Selama ini, menurutnya, banyak insan pers di daerah yang wawasannya sudah luas, namun butuh wadah untuk menyalurkan gagasan dalam bentuk tulisan yang sistematis dan mendalam.
"Jangkauan pandangan rekan-rekan di Karawang sebenarnya sudah luas, namun melalui lomba ini, kemampuan itu bisa terasah lebih tajam. Tulisan yang bagus adalah cermin dari cara berpikir yang terstruktur. Saya sangat senang melihat antusiasme peserta. Ini modal besar bagi pers Karawang untuk semakin diperhitungkan, tidak hanya di tingkat daerah, tapi juga di tingkat provinsi maupun nasional," ucapnya.
Di penghujung acara, panitia mengumumkan para pemenang Lomba Karya Tulis Jurnalistik Karawang 2026 yang terdiri dari juara 1, 2, 3, serta juara harapan. Pemenang mendapatkan piala, sertifikat penghargaan, dan pembinaan khusus. Meskipun ada yang menang dan ada yang belum, seluruh peserta sepakat bahwa keikutsertaan dalam lomba ini sudah menjadi kemenangan tersendiri karena mendapatkan pengalaman, ilmu baru, dan kesempatan untuk berbagi pandangan demi kemajuan daerah.
Para peserta berharap kegiatan Jambore Jurnalis dan lomba karya tulis ini menjadi agenda rutin yang berkelanjutan. Hal ini dinilai penting agar kualitas pers Karawang terus meningkat, mampu bersaing di era digital, dan tetap menjadi mitra terpercaya pemerintah serta masyarakat dalam membangun Kabupaten Karawang yang maju, tertata, dan sejahtera."pungkasnya
Acara ditutup dengan foto bersama dan ucapan terima kasih dari seluruh elemen, dengan harapan semangat berkarya yang terbangun dalam jambore ini terus menyala dan dibawa ke dalam keseharian tugas jurnalis
Red
